Pemberitahuan !!! Alhamdulilah #SWALAYANPERAK #ALBINIASILVER #swalayanperakjogja. mendapatkan sertifikat toko online dari . polisiinternet.com #Trimakasih
Latest Products
Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Logo HUT RI KE 71 Mirip "njiplak" Lencana Militer AS, Ini Kata Bekraf


kotaperakjogja.com Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) angkat suara ihwal logo hari ulang tahun ke-71 Republik Indonesia yang memiliki kemiripan dengan gambar lencana Divisi Infanteri ke-71 Amerika Serikat. Bekraf menganggap kemiripan tersebut hal yang wajar.

Logo yang berdasarkan angka itu memang ada kecenderungan mirip,” ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf saat ditemui di Jakarta, Selasa, 26 Juli 2016. Ia menambahkan, angka 7 dan 1 bentuknya sudah pasti seperti itu dan tak mungkin berbeda. Keaslian logo HUT ke-71 RI ini sudah diklarifikasi penciptanya, yakni Sekretaris Jenderal dari Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI).

Ia mengatakan tidak ada hal baru dalam desain. Triawan mengilustrasikan, logo-logo HUT RI sebelumnya bila dicari dalam mesin pencari pasti akan memiliki kesamaan dengan logo lain. “Coba googling saja angka 45, logo 45. Ada ratusan logo yang mirip 45, kan?” katanya.

Beredar kabar di dunia maya yang menyatakan bahwa logo HUT ke-71 RI memiliki kemiripan dengan gambar lencana Divisi Infanteri ke-71 Amerika Serikat. Bahkan disebut-sebut logo HUT ke-71 RI tersebut meniru logo Divisi Infanteri ke-71 Amerika.
Pada logo HUT ke-71 RI, angka 7 dan 1 ditampilkan berdampingan. Bentuknya mirip dengan angka yang sama pada gambar lencana Divisi Infanteri ke-71 Amerika. Keduanya sama-sama menunjukkan angka 7 dan angka 1 serong ke kanan.

Bedanya, pada logo HUT ke-71 RI, hanya ada dua warna, yakni merah dan putih, dengan kata-kata “Indonesia Kerja Nyata” di pojok kanan atas. Angka 7 dan angka 1 ditampilkan dengan warna putih. Kemudian lingkarannya tampil bergeser sehingga tak utuh bulat.

Adapun pada gambar lencana milik militer Amerika Serikat itu, angka 7 dan angka 1 berwarna biru. Keduanya terletak di dalam lingkaran penuh bulat berwarna merah dengan latar belakang putih.




Website
line : @swalayanperak
Wa : 085713662080

Deskripsi bahan cincin
— Bahan Pembuatan perak,emas, palladium murni .
— Tidak Mudah Luntur.
— Aman Di pakai sehari-hari.
— Lama Pengerjaan Cincin
— Garansi .
Hasil Finising
Kami memberi pilihan kepada konsumen untuk menentukan hasil finising berupa Rohdium Mengkilap,
Doft atau warna emas ,

Namun jika hasil finising ber warna emas atau yang lain selain (Mengkilap dan Doft) di p astikan warna tidak akan bertahan lama, namun jika warna (Mengkilap dan Doft) kami jamin 100% warna tidak akan berubah.

Free:
Ukir Nama .
Ongkir Keseluruh indonesia
Reparasi apabila cincin kurang pas di jari anda
Silahkan diukur jari anda dengan benar dan pas, semakin pas ukuran jari anda semakin mempermudah pembuatan cincin di kami.
cincin perak kami menjamin kualitas dan kerapian dalam pembuatan.
lokasi pembuatan kami di jogja
#cincinlamaran#cincinkawinberlian #cincinkawinemas #cincinkawinperak #cincinkawinpalladium #cincinpalladium #tokocincinkawin #ring #jewellery  #diamonds #marryme #weddinginspiration #instajewelry #engagementring #dreamscometrue #weddingring #jewelrygram #instawed #gettingmarried #shesaidyes #weddingrings #isaidyes #jewelryaddict #bridalstyle #bridalinspiration #engagementrings #engagementrings #cincinkawin #swalayanperak #cincinemas #cincinkawinberlian #cincinkawinemas #cincinkawinperak

kotaperakjogja.com Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) angkat suara ihwal logo hari ulang tahun ke-71 Republik Indonesia yang memiliki kemiripan dengan gambar lencana Divisi Infanteri ke-71 Amerika Serikat. Bekraf menganggap kemiripan tersebut hal yang wajar.

Logo yang berdasarkan angka itu memang ada kecenderungan mirip,” ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf saat ditemui di Jakarta, Selasa, 26 Juli 2016. Ia menambahkan, angka 7 dan 1 bentuknya sudah pasti seperti itu dan tak mungkin berbeda. Keaslian logo HUT ke-71 RI ini sudah diklarifikasi penciptanya, yakni Sekretaris Jenderal dari Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI).

Ia mengatakan tidak ada hal baru dalam desain. Triawan mengilustrasikan, logo-logo HUT RI sebelumnya bila dicari dalam mesin pencari pasti akan memiliki kesamaan dengan logo lain. “Coba googling saja angka 45, logo 45. Ada ratusan logo yang mirip 45, kan?” katanya.

Beredar kabar di dunia maya yang menyatakan bahwa logo HUT ke-71 RI memiliki kemiripan dengan gambar lencana Divisi Infanteri ke-71 Amerika Serikat. Bahkan disebut-sebut logo HUT ke-71 RI tersebut meniru logo Divisi Infanteri ke-71 Amerika.
Pada logo HUT ke-71 RI, angka 7 dan 1 ditampilkan berdampingan. Bentuknya mirip dengan angka yang sama pada gambar lencana Divisi Infanteri ke-71 Amerika. Keduanya sama-sama menunjukkan angka 7 dan angka 1 serong ke kanan.

Bedanya, pada logo HUT ke-71 RI, hanya ada dua warna, yakni merah dan putih, dengan kata-kata “Indonesia Kerja Nyata” di pojok kanan atas. Angka 7 dan angka 1 ditampilkan dengan warna putih. Kemudian lingkarannya tampil bergeser sehingga tak utuh bulat.

Adapun pada gambar lencana milik militer Amerika Serikat itu, angka 7 dan angka 1 berwarna biru. Keduanya terletak di dalam lingkaran penuh bulat berwarna merah dengan latar belakang putih.




Website
line : @swalayanperak
Wa : 085713662080

Deskripsi bahan cincin
— Bahan Pembuatan perak,emas, palladium murni .
— Tidak Mudah Luntur.
— Aman Di pakai sehari-hari.
— Lama Pengerjaan Cincin
— Garansi .
Hasil Finising
Kami memberi pilihan kepada konsumen untuk menentukan hasil finising berupa Rohdium Mengkilap,
Doft atau warna emas ,

Namun jika hasil finising ber warna emas atau yang lain selain (Mengkilap dan Doft) di p astikan warna tidak akan bertahan lama, namun jika warna (Mengkilap dan Doft) kami jamin 100% warna tidak akan berubah.

Free:
Ukir Nama .
Ongkir Keseluruh indonesia
Reparasi apabila cincin kurang pas di jari anda
Silahkan diukur jari anda dengan benar dan pas, semakin pas ukuran jari anda semakin mempermudah pembuatan cincin di kami.
cincin perak kami menjamin kualitas dan kerapian dalam pembuatan.
lokasi pembuatan kami di jogja
#cincinlamaran#cincinkawinberlian #cincinkawinemas #cincinkawinperak #cincinkawinpalladium #cincinpalladium #tokocincinkawin #ring #jewellery  #diamonds #marryme #weddinginspiration #instajewelry #engagementring #dreamscometrue #weddingring #jewelrygram #instawed #gettingmarried #shesaidyes #weddingrings #isaidyes #jewelryaddict #bridalstyle #bridalinspiration #engagementrings #engagementrings #cincinkawin #swalayanperak #cincinemas #cincinkawinberlian #cincinkawinemas #cincinkawinperak
Detail Cincin

Panama Papers, Ada Nama Sandiaga Uno dan Riza Chalid!



TEMPO.CO, Jakarta – Pasca-terbongkarnya dokumen Panama Papers, ternyata nama miliarder di Indonesia juga ditemukan sebagai salah satu klien dari Mossack Fonseca. Nama-nama yang masuk daftar orang terkaya versi Forbes Indonesia juga menambah panjang daftar penyelundup pajak.

Salah satu nama yang muncul adalah Sandiaga Uno, pebisnis yang maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga justru mempersilakan media mempublikasikan nama-nama perusahaan offshore miliknya jika terbukti.



Sandiaga mengatakan dia memang punya rencana membuka semuanya karena saat ini dalam proses mencalonkan diri menjadi pejabat publik. Meski begitu, tidak ada bukti bahwa ia menggunakan perusahaannya untuk tujuan tak terpuji.

Selain nama Sandiaga Uno, nama Riza Chalid dan Djoko Soegiarto Tjandra juga terseret masuk daftar dalam dokumen Mossack Fonseca. Riza Chalid pernah terlibat dugaan kasus “papa minta saham”. Riza diduga menyusun permufakatan jahat tak lama setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said melaporkan dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden.

Nama Djoko Soegiarto juga Tjandra muncul. Djoko menjadi buronan kasus cessie (hak tagih) Bank Bali.


Terbongkarnya dokumen Panama Papers menyingkap tabir dugaan pengingkaran pajak terbesar dalam sejarah. Terletak di Nevada, firma ini mencoba melindungi diri dan kliennya dari dampak upaya hukum. Mossack membantu kliennya untuk mengelola perusahaan offshore.

Saat dikonfirmasi Tempo beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Indonesia Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah sudah mengantongi data mengenai ribuan perusahaan offshore dan perusahaan cangkang milik orang Indonesia di luar negeri. Dalam Undang-Undang Pengampunan Pajak yang sedang dibahas, menurut Bambang, merupakan upaya pemerintah menarik pulang semua dana yang jumlahnya bisa mencapai ribuan triliun rupiah.

Laporan lengkap investigasi ini bisa dibaca di https://investigasi.tempo.co/panama/. Adapun infografis lengkap mengenai nama-nama orang terkenal yang tersangkut dokumen ini bisa dilihat di https://panamapapers.icij.org/the_power_players/.


TEMPO.CO, Jakarta – Pasca-terbongkarnya dokumen Panama Papers, ternyata nama miliarder di Indonesia juga ditemukan sebagai salah satu klien dari Mossack Fonseca. Nama-nama yang masuk daftar orang terkaya versi Forbes Indonesia juga menambah panjang daftar penyelundup pajak.

Salah satu nama yang muncul adalah Sandiaga Uno, pebisnis yang maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga justru mempersilakan media mempublikasikan nama-nama perusahaan offshore miliknya jika terbukti.



Sandiaga mengatakan dia memang punya rencana membuka semuanya karena saat ini dalam proses mencalonkan diri menjadi pejabat publik. Meski begitu, tidak ada bukti bahwa ia menggunakan perusahaannya untuk tujuan tak terpuji.

Selain nama Sandiaga Uno, nama Riza Chalid dan Djoko Soegiarto Tjandra juga terseret masuk daftar dalam dokumen Mossack Fonseca. Riza Chalid pernah terlibat dugaan kasus “papa minta saham”. Riza diduga menyusun permufakatan jahat tak lama setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said melaporkan dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden.

Nama Djoko Soegiarto juga Tjandra muncul. Djoko menjadi buronan kasus cessie (hak tagih) Bank Bali.


Terbongkarnya dokumen Panama Papers menyingkap tabir dugaan pengingkaran pajak terbesar dalam sejarah. Terletak di Nevada, firma ini mencoba melindungi diri dan kliennya dari dampak upaya hukum. Mossack membantu kliennya untuk mengelola perusahaan offshore.

Saat dikonfirmasi Tempo beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Indonesia Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah sudah mengantongi data mengenai ribuan perusahaan offshore dan perusahaan cangkang milik orang Indonesia di luar negeri. Dalam Undang-Undang Pengampunan Pajak yang sedang dibahas, menurut Bambang, merupakan upaya pemerintah menarik pulang semua dana yang jumlahnya bisa mencapai ribuan triliun rupiah.

Laporan lengkap investigasi ini bisa dibaca di https://investigasi.tempo.co/panama/. Adapun infografis lengkap mengenai nama-nama orang terkenal yang tersangkut dokumen ini bisa dilihat di https://panamapapers.icij.org/the_power_players/.
Detail Cincin

Rekomendasi toko cincin nikah online terpercaya

mungkin selama ini anda bingung bagaimana cara membeli belanja online secara nyaman aman terpercaya dan ramah pelayanannya. kami mempunyai beberapa rekomendasi toko online yang aman. seperti contoh toko online cincin nikah ini.


toko online ini sangat trnasparan dalam hal kontak person alamat dan foto si pemilik sendiri.
Untuk melihat toko online yang lain silahkan klik tautan berikut ini.

www.kotaperakjogja.com
cincinnikahjogja.info 

http://albiniasilver.com/cincin-palladium/cincin-palladium-p311
www.swalayanperak.com
www.swalayanperak.blogspot.com
www.albiniasilver.blogspot.com
www.pinu22.blogspot.com/
www.perakswalayan.wordpress.com
www.swalayanperak.besaba.com/
www.kotaperakjogja.besaba.com 
Detail Cincin

pemberitahuan website tambahan dari swalayanperak group.

pemberitahuan website tambahan dari swalayanperak group. www.kotaperakjogja.com

slamat malam sahabat blogger.
pertama tama kami pemilik swalayanperak group ingin memberitahukan bahwa swalayanperak group menambahkan website terbaru yaitu www.swalayanperak.com. kami swalayanperak ingin mempermudah pelanggan setia kami untuk memilih model,model cincin terbaru dari kami.

Harga cincin di swalayanperak group merupakan yang termurah di antara toko perak yang lain. karena swalayanperak group memberikan layanan seperti:

1. Free Ongkir keseluruh indonesia.
2. Ukir nama di dalam cincin.
3. Ukir nama di dalam cincin.
4. Garansi Kepuasan, (apabila tidak sesuai dengan model  atau ukuran tidak pas bisa di kembalikan ke swalayanperak group dan pengembalian reparasi tanpa biaya tambahan)

website tambahan www.kotaperakjogja.com
Trimakasih dan selamat malam.




pemberitahuan website tambahan dari swalayanperak group. www.kotaperakjogja.com

slamat malam sahabat blogger.
pertama tama kami pemilik swalayanperak group ingin memberitahukan bahwa swalayanperak group menambahkan website terbaru yaitu www.swalayanperak.com. kami swalayanperak ingin mempermudah pelanggan setia kami untuk memilih model,model cincin terbaru dari kami.

Harga cincin di swalayanperak group merupakan yang termurah di antara toko perak yang lain. karena swalayanperak group memberikan layanan seperti:

1. Free Ongkir keseluruh indonesia.
2. Ukir nama di dalam cincin.
3. Ukir nama di dalam cincin.
4. Garansi Kepuasan, (apabila tidak sesuai dengan model  atau ukuran tidak pas bisa di kembalikan ke swalayanperak group dan pengembalian reparasi tanpa biaya tambahan)

website tambahan www.kotaperakjogja.com
Trimakasih dan selamat malam.




Detail Cincin

cincin jewlery | cincin nikah | cincin emas | cincin kawinan







Bahan Material cincin
-- Bahan Pembuatan perak murni 925.
-- Tidak Mudah Luntur.
-- Aman Di pakai sehari-hari.
-- Lama Pengerjaan Cincin 7-10 hari.

Hasil Finising
Kami memberi pilihan kepada konsumen untuk menentukan hasil finising berupa Rohdium Mengkilap,
Doft atau warna emas ,
Namun jika hasil finising ber warna emas atau yang lain selain (Mengkilap dan Doft) di p astikan warna tidak akan bertahan lama, namun jika warna (Mengkilap dan Doft) kami jamin 100% warna tidak akan berubah.

Free:
Kotak Cincin
Ukir Nama .
Ongkir Keseluruh indonesia
Reparasi apabila cincin kurang pas di jari anda

Untuk pemesanan yang mau Custem cincin sesuai selera anda silahkan gambar/ model bisa di kirim via:
WA : 085713662080
BBM : 32914160 Admin Nurul
BBM :73DCE0E8 Admin Priyo
Email : info@swalayanperak.com
Untuk Pemesanan model kami Silahkan Klik Tombol Beli, Dan Ikuti Petunjuk. 

TAGS
#Jual cincin perak, #cincin, #cincin perak, #cincin couple, #pasangan, #nikah, #kawin, #murah, #jual, #jogja, #yogya, #cincin yogyakarta, #cincin emas, #cincin kawin perak, #Jual cincin perak, #cincin kawin, #tunagan, #cincin nikah sepasang #cincin couple asli kotagede, #Yogyakarta, #Cincin perak, #cincin kawin, #tunangan, #nikah sepasang, #cincin couple, #cincin jangkar, #cincin IPDN, #cincin polri, #cincin bhayangkara, #model cincin murah, #model cincin terupdate, #cincin nikahan terbaru, #cincin islami, #cincin single, #cincin kawinan murah, #cincin palladium, #cincin lapis emas, #cincin samawa, #cincin arab, #cincin indonesia, #cincin akik, #cincin emban, #batu mulia, #batu permata, #murah, #free ongkir, #kotak cincin, #samawa, #model cincin terbaru, #cincin betawi, #cincin jawa, #cincin wanita, #cincin pria, #batu permata.





















Bahan Material cincin
-- Bahan Pembuatan perak murni 925.
-- Tidak Mudah Luntur.
-- Aman Di pakai sehari-hari.
-- Lama Pengerjaan Cincin 7-10 hari.

Hasil Finising
Kami memberi pilihan kepada konsumen untuk menentukan hasil finising berupa Rohdium Mengkilap,
Doft atau warna emas ,
Namun jika hasil finising ber warna emas atau yang lain selain (Mengkilap dan Doft) di p astikan warna tidak akan bertahan lama, namun jika warna (Mengkilap dan Doft) kami jamin 100% warna tidak akan berubah.

Free:
Kotak Cincin
Ukir Nama .
Ongkir Keseluruh indonesia
Reparasi apabila cincin kurang pas di jari anda

Untuk pemesanan yang mau Custem cincin sesuai selera anda silahkan gambar/ model bisa di kirim via:
WA : 085713662080
BBM : 32914160 Admin Nurul
BBM :73DCE0E8 Admin Priyo
Email : info@swalayanperak.com
Untuk Pemesanan model kami Silahkan Klik Tombol Beli, Dan Ikuti Petunjuk. 

TAGS
#Jual cincin perak, #cincin, #cincin perak, #cincin couple, #pasangan, #nikah, #kawin, #murah, #jual, #jogja, #yogya, #cincin yogyakarta, #cincin emas, #cincin kawin perak, #Jual cincin perak, #cincin kawin, #tunagan, #cincin nikah sepasang #cincin couple asli kotagede, #Yogyakarta, #Cincin perak, #cincin kawin, #tunangan, #nikah sepasang, #cincin couple, #cincin jangkar, #cincin IPDN, #cincin polri, #cincin bhayangkara, #model cincin murah, #model cincin terupdate, #cincin nikahan terbaru, #cincin islami, #cincin single, #cincin kawinan murah, #cincin palladium, #cincin lapis emas, #cincin samawa, #cincin arab, #cincin indonesia, #cincin akik, #cincin emban, #batu mulia, #batu permata, #murah, #free ongkir, #kotak cincin, #samawa, #model cincin terbaru, #cincin betawi, #cincin jawa, #cincin wanita, #cincin pria, #batu permata.















Detail Cincin

ALLAH SUBHANAHHU WATA’ALA dalil Fitrah allah


ALLAH  SUBHANAHHU WATA’ALA
  1. A.    WUJUDALLAH SWT
1.      Dalil Fitrah
Allah SWT menciptakan manusia dengan fitrah bertuhan, sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. “setiap anak manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka ibu bapaknyalah yang akan berperan  mengubah anak itu menjadi seorang Yahudi, Nasrani, dan (HR. Bukhari).
2.      Dalil Akal
Untuk membuktikan tuhan (Allah SWT) lewat merenungkan alam semesta, termasuk diri manusia itu sendiri, dapat di pakai bebereapa “qanun” (teori, hukum) antara lain.
a.       Qonun al-‘Illah artinya seaba, (segala sesuatu yang ada sebabnya)
b.      Qanun al-Wujud artinya wajib
c.       Qanun al-khuduts artinya baru (alam semesta dalah seluruhnya suatu yang hadits “baru, ada walnya”)
d.      Qanun an-Nizham artinya aturan (alam semesta ini dengan segala isinya adalah sesuatu yang teratur)
3.      Dalil Naqli (Al-Quran dan As-sunnah) yang membimbing manusia untuk mengenal tuhan yang sebenarnya (Allah SWT). Pasal Wujud Yang Allah SWT adalah sebagai berikut.
a.       Allah SWT adalah Al-Awwal artinya tidak ada permulaan bagi wujud-Nya. Dia juga Al-Akhir “Dialah Yang awal dan Yang akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu.” (al-Hadid : 3)
b.      Tidak ada satupun yang menyerupai-Nya
c.       Allah SWT Maha Esa, “katakanlah Dia Yang Maha Esa” (Al-Ikhlas)
B.     TAUHIDULLAH SWT
Esensi iman kepada Allah SWT adalah Tauhid yaitu mengesakan-Nya. Tauhid dapat di bagi menjadi tiga antara lain:
1.      Tauhid Rububiyah (mengimani Allah SWT  sebagai satu-sdatunya Robb)
2.      Tauhid Mukiyah (mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya pencipta)
3.      Tauhid Illahiyah (mengimmani Allah SWT sebagai satu-satunya Illah atau Tuhan)
  1. Hakikat dan dampak dua kalimat syahadat
Iqrar laillahaillallah dan iqrar muhammadu rasulallah yang menjadi khakikat pintu sesorang mmemasuki dien Allah SWT. “… dan saksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu.” (At-Thalaq :2)
Dampak kedua kalimat syahadat yaitu dengan adanya rasa mencintai sang khaliq, mencintai segala sesuatu yang boleh dicintai oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, dan mencintai anak-anak, ibu bapa, atau suami istri.
  1. Yang Membatalkan kedua Kalimat Syahadat
1.      Bertawakan bukan kepada Allah SWT
2.      Tidak maw engakui bahwa semua nikamt lahir maupun bathin adalah karrunia Allah SWT
3.      Beramal dengan tujuan selain Allah SWT
4.      Menberikanmenhalalkan daen mengharamkan, hak memerintah dan melarang, atau hak menentukan syariat atau hukum pada umumnya kepada selain Allah SWT.
5.      Tidak menegakkan hukum Allah SWT
6.      Membenci Islam seluruh atau sebagainya
7.      Taat secara mutlak kepada selain Allah SWT dan Rasulallah SAW
8.      Mencintai kehidupan dunia melebihi akhirat atau mmenjadikan dunia segala-galanya
9.      Mrenghalaljkan apa yang diharamkan oleh Allah SWT dan mengharamkan apa y6ang di halalkan oleh-Nya
10.  Tidak beradab dalam bergaul dengan Rasulallah SAW
11.  Beribadah bukan kepada Allah SWT
  1. Al- Asma Wa-shifat
Sehubungan dengan asma wa-shifat ini ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam memberi nama-nama Allah SWT, jangan menyamakan tamtsil atau memiripkan (tasybih) Zat Allah SWT dengan mahluk manapun.
  1. Ilmu Allah SWT
  1. Ilmu Allah SWT tidak terbatas, Dia mengetahui apa saja yang di bumi dan yang di langit.
  2. Konsep kebenaran ilmu, Wahyu (Al-Quran dan Sunnah)
  3. Al-Ma’iyah  Al-Ammah, Allah SWT bersama seluruh manusia (mukmin dan kafir



ALLAH  SUBHANAHHU WATA’ALA
  1. A.    WUJUDALLAH SWT
1.      Dalil Fitrah
Allah SWT menciptakan manusia dengan fitrah bertuhan, sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. “setiap anak manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka ibu bapaknyalah yang akan berperan  mengubah anak itu menjadi seorang Yahudi, Nasrani, dan (HR. Bukhari).
2.      Dalil Akal
Untuk membuktikan tuhan (Allah SWT) lewat merenungkan alam semesta, termasuk diri manusia itu sendiri, dapat di pakai bebereapa “qanun” (teori, hukum) antara lain.
a.       Qonun al-‘Illah artinya seaba, (segala sesuatu yang ada sebabnya)
b.      Qanun al-Wujud artinya wajib
c.       Qanun al-khuduts artinya baru (alam semesta dalah seluruhnya suatu yang hadits “baru, ada walnya”)
d.      Qanun an-Nizham artinya aturan (alam semesta ini dengan segala isinya adalah sesuatu yang teratur)
3.      Dalil Naqli (Al-Quran dan As-sunnah) yang membimbing manusia untuk mengenal tuhan yang sebenarnya (Allah SWT). Pasal Wujud Yang Allah SWT adalah sebagai berikut.
a.       Allah SWT adalah Al-Awwal artinya tidak ada permulaan bagi wujud-Nya. Dia juga Al-Akhir “Dialah Yang awal dan Yang akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha mengetahui segala sesuatu.” (al-Hadid : 3)
b.      Tidak ada satupun yang menyerupai-Nya
c.       Allah SWT Maha Esa, “katakanlah Dia Yang Maha Esa” (Al-Ikhlas)
B.     TAUHIDULLAH SWT
Esensi iman kepada Allah SWT adalah Tauhid yaitu mengesakan-Nya. Tauhid dapat di bagi menjadi tiga antara lain:
1.      Tauhid Rububiyah (mengimani Allah SWT  sebagai satu-sdatunya Robb)
2.      Tauhid Mukiyah (mengimani Allah SWT sebagai satu-satunya pencipta)
3.      Tauhid Illahiyah (mengimmani Allah SWT sebagai satu-satunya Illah atau Tuhan)
  1. Hakikat dan dampak dua kalimat syahadat
Iqrar laillahaillallah dan iqrar muhammadu rasulallah yang menjadi khakikat pintu sesorang mmemasuki dien Allah SWT. “… dan saksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu.” (At-Thalaq :2)
Dampak kedua kalimat syahadat yaitu dengan adanya rasa mencintai sang khaliq, mencintai segala sesuatu yang boleh dicintai oleh Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW, dan mencintai anak-anak, ibu bapa, atau suami istri.
  1. Yang Membatalkan kedua Kalimat Syahadat
1.      Bertawakan bukan kepada Allah SWT
2.      Tidak maw engakui bahwa semua nikamt lahir maupun bathin adalah karrunia Allah SWT
3.      Beramal dengan tujuan selain Allah SWT
4.      Menberikanmenhalalkan daen mengharamkan, hak memerintah dan melarang, atau hak menentukan syariat atau hukum pada umumnya kepada selain Allah SWT.
5.      Tidak menegakkan hukum Allah SWT
6.      Membenci Islam seluruh atau sebagainya
7.      Taat secara mutlak kepada selain Allah SWT dan Rasulallah SAW
8.      Mencintai kehidupan dunia melebihi akhirat atau mmenjadikan dunia segala-galanya
9.      Mrenghalaljkan apa yang diharamkan oleh Allah SWT dan mengharamkan apa y6ang di halalkan oleh-Nya
10.  Tidak beradab dalam bergaul dengan Rasulallah SAW
11.  Beribadah bukan kepada Allah SWT
  1. Al- Asma Wa-shifat
Sehubungan dengan asma wa-shifat ini ada beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam memberi nama-nama Allah SWT, jangan menyamakan tamtsil atau memiripkan (tasybih) Zat Allah SWT dengan mahluk manapun.
  1. Ilmu Allah SWT
  1. Ilmu Allah SWT tidak terbatas, Dia mengetahui apa saja yang di bumi dan yang di langit.
  2. Konsep kebenaran ilmu, Wahyu (Al-Quran dan Sunnah)
  3. Al-Ma’iyah  Al-Ammah, Allah SWT bersama seluruh manusia (mukmin dan kafir


Detail Cincin

Apas sih yang di masksud Muqaddimah




Muqaddimah

  1. Bahagian ini amat penting dipelajari agar terbentuknya sahsiah Muslim yang memahami ibadah dengan benar dan sanggup mengamalkannnya didalam kehidupan ini.
  2. Ini kerana hidup ini hanyalah BERNILAI, apabila dipenuhi dengan amal ibadah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT menciptakan jin dan manusia tidak ada tujuan lain melainkan hanya untuk beribadah kepada Nya sahaja dan hanya beribadah itu sahajalah jalan yang dapat menyelamatkan jin dan manusia di dunia dan di akhirat nanti. (Az Azzariyat 51: 56)
  3. Itulah sebabnya Allah selalu memerintahkan dan menggalakkan manusia khususnya orang yang beriman agar memenuhi hidupnya untuk beribadah kepada Allah sahaja. (Al Baqarah 2:21; Al Bayyinah 98:5)
  4. Khususnya kepada orang-orang yang beriman, Allah telah memberikan panduan, agar pada setiap solat (sewaktu membaca doa iftitah) mereka mengucapkan secara tegas suatu pernyataan, bahawa hanya kepada Allah sahaja kita beribadah: Sesungguhnya solat ku,  ibadah ku, hidup dan mati ku adalah untuk Allah Rabb sekalian alam. (Hadis Riwayat Muslim)
  5. Setiap Rasul yang diutus kepada setiap umat, antara inti dakwah dan seruannya ialah agar umatnya beribadah kepada Allah dan menjauhi Toghut (seseorang yang melampui batas). (An Nahl 16:36)
  6. Dan demikianlah pentingnya pengertian beribadah kepada Allah dalam kehidupan di dunia ini. Maka sudah seharusnya kita sebagai manusia yang beriman mencurahkan segala perhatian kita untuk memahami erti dan hakikat ibadah ini sehingga dapat memahaminya dengan benar-benar, dan selanjutnya dapat kita amalkan.
  7. Ini kerana sememangnya kita hidup di dunia ini tidak lain hanyalah untuk beribadah kepada Allah sahaja.
  8. Walaubagaimanapun kita harus menerima satu kenyataan bahawa kebanyakan umat Islam keliru dan salah faham tentang hakikat ibadah. Kebanyakan mereka menyangka bahawa ibadah itu hanyalah berupa amalan-amalan penyembahan kepada Allah sahaja, seperti solat, puasa, haji, zikir, zakat, membaca Al Quran, qorban, aqiqah dan pelbagai lagi ibadah biasa berbentuk ritual semata-mata. Sedangkan itu sebenarnya hanyalah sebahagian daripada tuntutan ibadah kepada Allah.
  9. Kepada mereka ibadah itu hanyalah di masjid, ketika ijab dan qabul (pernikahan), sewaktu kematian dan ketika berdoa.
  10. Ada dikalangan umat Islam juga menganggap dan mengatakan bahawa Islam hanya bersangkut-paut dengan hubungan manusia dengan Allah sahaja dan tidak mengatur hubungan manusia dengan manusia (muamalat) dan hubungan manusia dengan alam. Pada mereka ibadah itu hanya di masjid dan hanya di masjid sahaja.
  11. Pada mereka menjadi sesuatu yang aneh sekiranya kita mengatakan pada mereka bahawa ibadah itu juga berlaku di rumah, pejabat, kelas, universiti, pasar-pasar malam, kedai serbanika, kedai-kedai makan, parlimen, medan peperangan, mahkamah dan di mana-mana sahaja tempat-tempat lain selain masjid.
  12. Mereka juga merasa aneh jika mereka diajak untuk beribadah kepada Allah dalam soal pentadbiran negara, ekonomi, pendidikan, ketenteraan, sosial, perlembagaan dan perundangan negara, hubungan luar, kebudayaan, sukan, undang-undang jenayah, perlancongan dan teknologi.
  13. Mereka juga berasa aneh sekiranya seorang pemimpin negara membaca khutbah jumaat dan mereka juga merasa aneh jika seseorang mengatakan kepada mereka tidak ada sekularisme di dalam Islam. (pemisahan antara segala aspek muamalat dengan Syareat Islam)
  14. Pada mereka urusan negara mesti dipegang oleh pemimpin yang dipilih melalui pilihanraya dan pemimpin itu bukanlah seseorang yang memiliki Ilmu Dien, memperjuangkan Dienul Islam, berjanggut dan berjubah  manakala urusan Islam pula diberikan kepada Imam dan juga mufti. (itupun hanya dalam persoalan ibadah mahdah/ khusus sahaja)
  15. Padahal ibadah itu hakikatnya meliputi seluruh kehidupan manusia. (Az Azzariyat 51: 56; Al An'am 6:162-163; Al Bayyinah 98:5)
Sesungguhnya solat ku,  ibadah ku, hidup dan mati ku adalah untuk Allah Rabb sekalian alam. (Hadis Riwayat Muslim)
  1. Terdapat juga satu golongan lain yang terlalu berlebih-lebihan dalam perlaksanaan ibadah. Mereka menganggap perkara sunat sebagai wajib dan perkara-perkara yang mubah (harus) dianggap haram. Mereka cepat mengkafirkan golongan lain dan cepat pula menghukum haram dan bida’ah nya sesuatu perbuatan.
  2. Mereka ini dalam beribadah (terutama sekali ibadah-ibadah mahdah/ khusus) tidak berpandukan wahyu Allah dan petunjuk Rasul Nya dan mencipta ibadah-ibadah baru kononnya dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Sesiapa yang mengerjakan sesuatu amalan yang bukan daripada kami, maka amalan itu tertolak. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
  1. Mereka pernah wujud pada zaman Nabi saw. Mereka ingin berpuasa sepanjang masa tanpa berbuka, solat sepanjang malam tanpa tidur seketikapun dan tidak mahu berkahwin dengan wanita.
  2. Lalu Rasulullah saw mencegah sahabatnya itu supaya tidak terlalu berlebih-lebihan dengan sabdanya yang mulia:
Maka akupun berpuasa dan akupun berbuka, aku solat namun aku juga beristirehat, dan aku juga menikahi wanita-wanita. Maka barangsiapa yang tidak suka dengan sunnah ku, ia bukan dari golongan ku. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
  1. Dalam pengajian yang singkat ini dengan izin Allah SWT, kita berusaha untuk memahami makna dan hakikat ibadah, sehingga kita dapat mengamalkan dengan berdasarkan pemahaman yang benar dan sempurna dalam batas yang dapat kita jangkau. Semoga dengan demikian selamatlah hidup kita di dunia dan di akhirat amin.


pengertian ibadah

  1. Makna Ibadah Menurut Bahasa
a.       Ibadah berasal dari perkataan bahasa arab yang beerti ketaatan, penghambaan, dan penyembahan/ pengagungan.
b.      Penggunaan perkataan Ibadah di Dalam  Al Quran:

i.                     Ibadah yang bermakna ketaatan. (Yaasin 36:60; At Taubah 9:31)
Menurut riwayat Tirmizi dan Ibnu Jarir: Dari Adi bin Hatim ra: Bahawasanya Adi bin Hatim. yang pada masa itu memakai kalung salib daripada emas (pada masa itu beliau masih beragama nasrani/ kristian), Nabi saw membacakan ayat ini (At Taubah 9:31). Adi berkata: Mereka tidak beribadah kepada orang-orang alim dan rahib-rahib mereka. Maka Rasulullah saw bersabda: Benar (mereka tidak beribadah dalam erti menyembah), tetapi sesungguhnya mereka (orang-orang alim dan pendeta-pendeta) itu mengharamkan atas pengikutnya apa-apa yang halal (dihalalkan Allah di dalam Injil) dan menghalalkan bagi mereka apa-apa yang haram (diharamkan Allah di dalam Injil). Kemudian para pengikut itu mentaati mereka, maka itulah Peribadatan mereka (para pengikut) kepada orang-orang alim dan  pendetanya.
ii.                   Ibadah yang bermakna penghambaan dan ketaatan. (Al Baqarah 2:172; Asy Syua'ara 26:22; Al Mu'minun 23:45-47)
iii.                  Ibadah yang bermakna pemujaan/ penyembahan. (Al Mu'min 40:66; Al Ahqaf 46:5-6)
iv.                 Ibadah yang bermakna penghambaan, kekuatan dan penyembahan. (Thoha 20:14; Al An'am 6:102; Yusuf 12:40; Al Kahfi 18:110)

c.       Membataskan makna Ibadah dengan hanya Taalluh (penyembahan) sahaja atau hanya Al Ita'ah (ketaatan) sahaja atau hanya Al Ubudiyyah (penghambaan) sahaja adalah tidak dibenarkan.
d.      Ini kerana perkataan ibadah dalam ayat-ayat tersebut mengandungi tiga makna sekaligus iaitu penyembahan, ketaatan dan penghambaan. Dan telah jelas bahawa seruan dalam Al Quran itu adalah agar penghambaan, ketaatan dan penyembahan/ pemujaan di tunjukkan hanya kepada Allah sahaja. Demikianlah makna Ibadah menurut bahasa berdasarkan kajian Abul A'la Al Maududi.
   
  1. Makna Ibadah Menurut Istilah
a.      Ibnu Taimiyyah menyatakan bahawa: Ibadah ialah nama yang menggabungkan setiap perkara yang di sukai dan diredai Allah semata dari jenis perkataan atau perbuatan, batin atau lahir.
b.      Selanjutnya beliau menyatakan: Maka solat, zakat, puasa, haji, berkata benar, menunaikan amanah, berbakti kepada ibu-bapa, menghubungkan sillaturrahim, menepati janji, menyuruh kepada  kebaikan, mencegah daripada kejahatan, berperang menentang orang kafir dan munafik, bersikap ihsan kepada jiran, anak yatim, orang miskin, orang yang kekurangan bekalan dalam perjalanan, hamba sahaya dan ihsan kepada binatang peliharaan, berdoa, berzikir, membaca Al Quran, semuanya itu termasuk sebahagian daripada ibadat. Demikian  pula cinta akan Allah dan cinta akan Rasul Nya, takut kepada Allah, merujukkan sesuatu kepada Nya, memurnikan ketaatan kepada Nya, bersabar menerima hukum Nya, bersyukur atas segala kurniaan Nya, reda dengan qada’ dan qadar Nya, bertawakal kepada Nya, mengharap rahmat Nya dan takut kepada azab siksa Nya dan amalan-amalan lainnya semuanya itu termasuk 'Al Ibadah'. 
c.       Menurut Doktor Ibrahim Al Buraikan, Ibadah ialah: Nama yang mencakupi segala sesuatu yang diredai Allah dan dicintai Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan yang zahir mahupun yang batin, dengan penuh rasa cinta, kepasrahan (menyerah) dan ketundukan (taat) yang sempurna, serta membebaskan diri daripada segala hal yang bertentangan dan menyalahinya.     
d.      Dari keterangan diatas kita dapat membuat kesimpulan bahawa makna Ibadah menurut istilah ialah: Seluruh kegiatan lahir dan batin dalam pengamalan aqidah, syariah dan akhlak yang diikuti dengan rasa cinta kepada Allah swt. (Al An'am 6:162-163)


pembahagian ibadah

  1. Ibadah Itiqodiyah (keyakinan/ kepercayaan)
a.       Berkeyakinan bahawa tidak ada Ilah kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasulullah. (Muhammad 47:19)
b.       Cinta kepada Allah (Al Baqarah 2:165)
c.       Takut kepada Allah serta mengaharapkan rahmatnya. (Al Maarij 70:27-28)
d.       Inabah (kembali) kepada Allah (Az Zumar 39:54 )
e.       Tawakal dan meminta pertolongan kepada Allah (Al Fatihah 1:5; At Taghabun 64:13 )

  1. Ibadah Qouliyah (lisan)
a.       Mengucapkan Syahadat
Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai dia bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan bahawa Muhammad itu Rasulullah dan mendirikan solat dan menunaikan zakat. Barang siapa yang berbuat demikian terpelihara dariku darah mereka kecuali dengan hak Islam dan perhitungannya disisi Allah. (Muttafaq alaih)
b.       Zikir kepada Allah tasbih dan istighfar. (Al Ahzab 33:41-42)
c.       Bersumpah dengan nama Allah.
Barang siapa bersumpah hendaknya bersumpah dengan nama Allah atau hendaknya diam. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
d.       Berdoa dan minta pertolongan kepada Allah. (Ghafir 40:60)
Telah Bersabda Rasulullah (saw): Doa itu otak Ibadah. (Hadis Riwayat Tirmidzi)
e.       Dakwah kepada Allah dan Amar makruf Nahi Mungkar (Fussilat 41:33; Ali Imran 3:104)

  1. Ibadah Amaliyah
a.       Mendirikan Solat (Al Bayyinah 98:5)
b.       Menunaikan Zakat (Al Baqarah 2:110)
c.       Puasa Ramadhan (Al Baqarah 2:183)
d.       Haji ke Baitullah bagi yang mampu (Ali Imran 3:97)
e.       Berhukum dengan hukum Allah (Yusuf 12:40)
f.         Berjihad di jalan Allah (Al Baqarah 2:216; Ali Imran 13:142)
g.       Bernazar untuk Allah (Al Insan 76:7)
h.       Tawaf di Baitullah (Al Hajj 22:29)

  1. Selain itu Ibadah juga terbahagi kepada Ibadah Mahdah (khusus) dan Ibadah Ghoir Mahdah.
a.       Ibadah Mahdah ialah segala jenis peribadatan kepada Allah yang keseluruhan tatacaranya telah ditetapkan oleh Allah (sebagai Pembuat Syareat).

i.         Manusia tidak berhak mencipta dan mereka bentuk ibadah jenis ini.
ii.       Ibadah jenis ini misalnya solat, puasa, zakat, aqiqah dan qurban.
iii.      Ibadah jenis ini diistilahkan oleh para fuqaha dengan perkataan Al Ibadah atau Al Ubudiyyah.
iv.     Terhadap ibadah jenis ini, para ulama menetapkan qaidah iaitu ‘Asalnya ibadah itu haram, terlarang’ (kecuali dengan perintah Allah dan petunjuk Muhammad saw)
v.       Dasar penetapan kaedah tersebut di atas antara lain ialah:
Sabda Rasulullah saw: Sesiapa yang mengerjakan sesuatu amalan yang bukan daripada kami, maka amalan itu tertolak. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim ) 
Tiada aku tinggalkan sesuatu yang mendekatkan dirimu kepada Allah, melainkan aku telah suruh kalian mengerjakannya. Dan tiada aku tinggalkan sesuatu yang menjauhkan kamu daripada Allah, melainkan aku telah mencegah kamu mengerjakannya. (Hadis Riwayat Tabrani)
vi.     Segala sesuatu yang di tolak dan bertentangan dengan sunnah dalam ibadah dinamakan bid'ah.
§         Difinisi bid'ah menurut bahasa ialah Segala suatu yang diada-adakan dalam bentuk yang belum ada contohnya sebelumnya.
§         Dan difinisi menurut syara' ialah:  Segala sesuatu yang baru didalam Dien sesudah sempurna, atau apa-apa yang diadakan setelah kewafatan Nabi saw berupa keinginan nafsu dan berupa amal perbuatan.
§         Islam sudah diturunkan dengan sempurna dan tidak mungkin lagi ada pengurangan atau penambahan.
Rasulullah saw telah bersabda: Adapun kemudian daripada itu, Sesungguhnya sebenar-benar perkataan itu ialah Kitab Allah dan sesungguhnya semulia-mulia petunjuk itu ialah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara itu yang diada-adakan, dan setiap yang diada-adakan itu bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat, dan setiap kesesatan itu di dalam neraka. (Hadis Riwayat Muslim)
...dan jauhilah perkara-perkara baru yang diada-adakan, kerana sesungguhnya semua perkara yang baru diadakan itu bid’ah, dan semua bid’ah itu sesat. (Hadis Riwayat Ahmad)

vii.    Adapun definisi Sunnah ialah:
§         Menurut ulama’ ahli hadith ialah: Perkataan-perkataan Rasul saw, perbuatan-perbuatannya dan taqrir-taqrirnya yang menerangkan pada apa-apa yang berpokok di dalam Al Quran daripada hikmah-hikmah dan hukum-hukum.
§         Menurut ulama ahli usul fiqh ialah: Perkataan Nabi Muhammad saw, perbuatannya dan taqrirnya.
§         Ada juga ulama’ ahli hadith dan ulama’ ahli usul fiqh mentakrifkan sunnah dengan: Apa-apa yang datang dari Nabi saw, berupa perkataan-perkataan, perbuatan-perbuatan dan taqrirnya dan apa-apa yang beliau cita-citakan untuk mengerjakannya.
§         Juga ada ulama’ yang memberikan takrif sunnah dengan: Jalan yang ditempuh dalam Dien kerana telah biasa dijalani oleh Rasulullah saw dan oleh para salafussoleh sesudah Rasulullah.

b.       Ibadah Ghoir Mahdah iaitu segala jenis peribadatan kepada Allah dalam pengertian yang luas seperti soal pentadbiran negara, ekonomi, pendidikan, ketenteraan, sosial, perlembagaan dan perundangan negara, hubungan luar, kebudayaan, sukan, undang-undang jenayah, pelancongan dan teknologi dan sebagainya. Ibadah jenis ini diistilahkan oleh para fuqaha dengan perkataan 'Al-Muamalah' (iaitu hubungan antara manusia dengan manusia). Peranan syara' dalam hal ini adalah memperbaiki sesuatu yang telah diadakan oleh manusia dan manusia dibenarkan mengada-adakan sesuatu yang selaras dengan hukum-hukum/ peraturan/ perlembagaan/ undang-undang Allah (di dalam Al Quran dan As Sunnah)

  1. Selain itu Ibadah juga boleh dibahagikan kepada Ibadah Fardiyah (perseorangan) dan Ibadah Jamaiyah (kewajiban secara bersama atau berjamaah).
a.       Ibadah Fardiyah: ialah amalan ibadah yang menjadi kewajiban setiap orang, seperti solat, zakat, haji dan sebagainya. Ibadah seperti ini dapat dilakukan di mana saja baik  di dalam negara Islam atau di negara kafir. Cuma sekiranya dilakukan di dalam negara kafir, perlaksanaannya kurang sempurna dan banyak gangguan.

b.       Ibadah jamaiyah: ialah ibadah yang diwajibkan ke atas seluruh umat (sebagai kewajiban bersama). Sebagai contoh perlaksanaaan hukum hudud, hukum qisas dan sebagainya. Ibadah jamaiyah ini hanya dapat dilaksanakan di dalam negara Islam. Jadi wujudnya negara Islam  merupakan keharusan sebagai satu sarana untuk melaksanakan hukum-hukum/ peraturan/ perlembagaan/ undang-undang Allah. (Al Maidah 5:38; An nur 24:2)


kedudukan ibadah di dalam islam

  1. Merupakan tujuan pokok Allah menciptakan jin dan manusia (Az Zariyat 51:56)
  2. Merupakan hak Allah atas hambaNya
Dari Muaz bin jabbal r.a berkata: Pada suatu hari aku membonceng di belakang Nabi saw di atas seekor keledai. Maka beliau bersabda: Wahai Muaz! tahukah anda apakah hak Allah atas hamba Nya dan apa pula hak hamba Nya atas Allah? Saya menjawab: Allah dan Rasul Nya yang lebih tahu. Maka beliau bersabda: Sesungguhnya hak Allah atas hamba Nya ialah mereka harus beribadah kepada Nya dan mereka tidak menyekutukan sesuatu apa pun dengan Nya, dan hak hamba atas Allah adalah Allah tidak akan meyiksa sesiapa hamba Nya yang tidak menyekutukan Nya dengan sesuatu. Maka saya berkata lagi: Ya Rasulullah! Apakah tidak lebih baik saya sampaikan berita gembira ini kepada manusia? Beliau bersabda: Jangan sampaikan berita ini kepada mereka kerana akan menyebabkan mereka berharap tanpa beramal. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
  1. Merupakan kewajiban manusia yang paling pokok dalam hidup. (Al Isra 17:23)
  2. Merupakan seruan pokok para Rasul. (An Nahl 16:36; Al Anbiya 21:25)


syarat pengamalan ibadah

Ibadah hanya diamalkan dengan sempurna apabila memenuhi syarat-syarat berikut:
  1. Diamalkan dengan ikhlas semata-mata untuk mencari reda Allah (Al Bayyinah 98:5)
  2. Diamalkan dengan benar mengikut arahan sunnah Nabi saw. Apabila ibadah diamalkan tidak mengikut sunnah Nabi saw, maka ibadah itu tertolak
Sabda Rasulullah saw: Sesiapa yang mengerjakan sesuatu amalan yang bukan daripada kami, maka amalan itu tertolak. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) 






Muqaddimah

  1. Bahagian ini amat penting dipelajari agar terbentuknya sahsiah Muslim yang memahami ibadah dengan benar dan sanggup mengamalkannnya didalam kehidupan ini.
  2. Ini kerana hidup ini hanyalah BERNILAI, apabila dipenuhi dengan amal ibadah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT menciptakan jin dan manusia tidak ada tujuan lain melainkan hanya untuk beribadah kepada Nya sahaja dan hanya beribadah itu sahajalah jalan yang dapat menyelamatkan jin dan manusia di dunia dan di akhirat nanti. (Az Azzariyat 51: 56)
  3. Itulah sebabnya Allah selalu memerintahkan dan menggalakkan manusia khususnya orang yang beriman agar memenuhi hidupnya untuk beribadah kepada Allah sahaja. (Al Baqarah 2:21; Al Bayyinah 98:5)
  4. Khususnya kepada orang-orang yang beriman, Allah telah memberikan panduan, agar pada setiap solat (sewaktu membaca doa iftitah) mereka mengucapkan secara tegas suatu pernyataan, bahawa hanya kepada Allah sahaja kita beribadah: Sesungguhnya solat ku,  ibadah ku, hidup dan mati ku adalah untuk Allah Rabb sekalian alam. (Hadis Riwayat Muslim)
  5. Setiap Rasul yang diutus kepada setiap umat, antara inti dakwah dan seruannya ialah agar umatnya beribadah kepada Allah dan menjauhi Toghut (seseorang yang melampui batas). (An Nahl 16:36)
  6. Dan demikianlah pentingnya pengertian beribadah kepada Allah dalam kehidupan di dunia ini. Maka sudah seharusnya kita sebagai manusia yang beriman mencurahkan segala perhatian kita untuk memahami erti dan hakikat ibadah ini sehingga dapat memahaminya dengan benar-benar, dan selanjutnya dapat kita amalkan.
  7. Ini kerana sememangnya kita hidup di dunia ini tidak lain hanyalah untuk beribadah kepada Allah sahaja.
  8. Walaubagaimanapun kita harus menerima satu kenyataan bahawa kebanyakan umat Islam keliru dan salah faham tentang hakikat ibadah. Kebanyakan mereka menyangka bahawa ibadah itu hanyalah berupa amalan-amalan penyembahan kepada Allah sahaja, seperti solat, puasa, haji, zikir, zakat, membaca Al Quran, qorban, aqiqah dan pelbagai lagi ibadah biasa berbentuk ritual semata-mata. Sedangkan itu sebenarnya hanyalah sebahagian daripada tuntutan ibadah kepada Allah.
  9. Kepada mereka ibadah itu hanyalah di masjid, ketika ijab dan qabul (pernikahan), sewaktu kematian dan ketika berdoa.
  10. Ada dikalangan umat Islam juga menganggap dan mengatakan bahawa Islam hanya bersangkut-paut dengan hubungan manusia dengan Allah sahaja dan tidak mengatur hubungan manusia dengan manusia (muamalat) dan hubungan manusia dengan alam. Pada mereka ibadah itu hanya di masjid dan hanya di masjid sahaja.
  11. Pada mereka menjadi sesuatu yang aneh sekiranya kita mengatakan pada mereka bahawa ibadah itu juga berlaku di rumah, pejabat, kelas, universiti, pasar-pasar malam, kedai serbanika, kedai-kedai makan, parlimen, medan peperangan, mahkamah dan di mana-mana sahaja tempat-tempat lain selain masjid.
  12. Mereka juga merasa aneh jika mereka diajak untuk beribadah kepada Allah dalam soal pentadbiran negara, ekonomi, pendidikan, ketenteraan, sosial, perlembagaan dan perundangan negara, hubungan luar, kebudayaan, sukan, undang-undang jenayah, perlancongan dan teknologi.
  13. Mereka juga berasa aneh sekiranya seorang pemimpin negara membaca khutbah jumaat dan mereka juga merasa aneh jika seseorang mengatakan kepada mereka tidak ada sekularisme di dalam Islam. (pemisahan antara segala aspek muamalat dengan Syareat Islam)
  14. Pada mereka urusan negara mesti dipegang oleh pemimpin yang dipilih melalui pilihanraya dan pemimpin itu bukanlah seseorang yang memiliki Ilmu Dien, memperjuangkan Dienul Islam, berjanggut dan berjubah  manakala urusan Islam pula diberikan kepada Imam dan juga mufti. (itupun hanya dalam persoalan ibadah mahdah/ khusus sahaja)
  15. Padahal ibadah itu hakikatnya meliputi seluruh kehidupan manusia. (Az Azzariyat 51: 56; Al An'am 6:162-163; Al Bayyinah 98:5)
Sesungguhnya solat ku,  ibadah ku, hidup dan mati ku adalah untuk Allah Rabb sekalian alam. (Hadis Riwayat Muslim)
  1. Terdapat juga satu golongan lain yang terlalu berlebih-lebihan dalam perlaksanaan ibadah. Mereka menganggap perkara sunat sebagai wajib dan perkara-perkara yang mubah (harus) dianggap haram. Mereka cepat mengkafirkan golongan lain dan cepat pula menghukum haram dan bida’ah nya sesuatu perbuatan.
  2. Mereka ini dalam beribadah (terutama sekali ibadah-ibadah mahdah/ khusus) tidak berpandukan wahyu Allah dan petunjuk Rasul Nya dan mencipta ibadah-ibadah baru kononnya dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Sesiapa yang mengerjakan sesuatu amalan yang bukan daripada kami, maka amalan itu tertolak. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
  1. Mereka pernah wujud pada zaman Nabi saw. Mereka ingin berpuasa sepanjang masa tanpa berbuka, solat sepanjang malam tanpa tidur seketikapun dan tidak mahu berkahwin dengan wanita.
  2. Lalu Rasulullah saw mencegah sahabatnya itu supaya tidak terlalu berlebih-lebihan dengan sabdanya yang mulia:
Maka akupun berpuasa dan akupun berbuka, aku solat namun aku juga beristirehat, dan aku juga menikahi wanita-wanita. Maka barangsiapa yang tidak suka dengan sunnah ku, ia bukan dari golongan ku. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
  1. Dalam pengajian yang singkat ini dengan izin Allah SWT, kita berusaha untuk memahami makna dan hakikat ibadah, sehingga kita dapat mengamalkan dengan berdasarkan pemahaman yang benar dan sempurna dalam batas yang dapat kita jangkau. Semoga dengan demikian selamatlah hidup kita di dunia dan di akhirat amin.


pengertian ibadah

  1. Makna Ibadah Menurut Bahasa
a.       Ibadah berasal dari perkataan bahasa arab yang beerti ketaatan, penghambaan, dan penyembahan/ pengagungan.
b.      Penggunaan perkataan Ibadah di Dalam  Al Quran:

i.                     Ibadah yang bermakna ketaatan. (Yaasin 36:60; At Taubah 9:31)
Menurut riwayat Tirmizi dan Ibnu Jarir: Dari Adi bin Hatim ra: Bahawasanya Adi bin Hatim. yang pada masa itu memakai kalung salib daripada emas (pada masa itu beliau masih beragama nasrani/ kristian), Nabi saw membacakan ayat ini (At Taubah 9:31). Adi berkata: Mereka tidak beribadah kepada orang-orang alim dan rahib-rahib mereka. Maka Rasulullah saw bersabda: Benar (mereka tidak beribadah dalam erti menyembah), tetapi sesungguhnya mereka (orang-orang alim dan pendeta-pendeta) itu mengharamkan atas pengikutnya apa-apa yang halal (dihalalkan Allah di dalam Injil) dan menghalalkan bagi mereka apa-apa yang haram (diharamkan Allah di dalam Injil). Kemudian para pengikut itu mentaati mereka, maka itulah Peribadatan mereka (para pengikut) kepada orang-orang alim dan  pendetanya.
ii.                   Ibadah yang bermakna penghambaan dan ketaatan. (Al Baqarah 2:172; Asy Syua'ara 26:22; Al Mu'minun 23:45-47)
iii.                  Ibadah yang bermakna pemujaan/ penyembahan. (Al Mu'min 40:66; Al Ahqaf 46:5-6)
iv.                 Ibadah yang bermakna penghambaan, kekuatan dan penyembahan. (Thoha 20:14; Al An'am 6:102; Yusuf 12:40; Al Kahfi 18:110)

c.       Membataskan makna Ibadah dengan hanya Taalluh (penyembahan) sahaja atau hanya Al Ita'ah (ketaatan) sahaja atau hanya Al Ubudiyyah (penghambaan) sahaja adalah tidak dibenarkan.
d.      Ini kerana perkataan ibadah dalam ayat-ayat tersebut mengandungi tiga makna sekaligus iaitu penyembahan, ketaatan dan penghambaan. Dan telah jelas bahawa seruan dalam Al Quran itu adalah agar penghambaan, ketaatan dan penyembahan/ pemujaan di tunjukkan hanya kepada Allah sahaja. Demikianlah makna Ibadah menurut bahasa berdasarkan kajian Abul A'la Al Maududi.
   
  1. Makna Ibadah Menurut Istilah
a.      Ibnu Taimiyyah menyatakan bahawa: Ibadah ialah nama yang menggabungkan setiap perkara yang di sukai dan diredai Allah semata dari jenis perkataan atau perbuatan, batin atau lahir.
b.      Selanjutnya beliau menyatakan: Maka solat, zakat, puasa, haji, berkata benar, menunaikan amanah, berbakti kepada ibu-bapa, menghubungkan sillaturrahim, menepati janji, menyuruh kepada  kebaikan, mencegah daripada kejahatan, berperang menentang orang kafir dan munafik, bersikap ihsan kepada jiran, anak yatim, orang miskin, orang yang kekurangan bekalan dalam perjalanan, hamba sahaya dan ihsan kepada binatang peliharaan, berdoa, berzikir, membaca Al Quran, semuanya itu termasuk sebahagian daripada ibadat. Demikian  pula cinta akan Allah dan cinta akan Rasul Nya, takut kepada Allah, merujukkan sesuatu kepada Nya, memurnikan ketaatan kepada Nya, bersabar menerima hukum Nya, bersyukur atas segala kurniaan Nya, reda dengan qada’ dan qadar Nya, bertawakal kepada Nya, mengharap rahmat Nya dan takut kepada azab siksa Nya dan amalan-amalan lainnya semuanya itu termasuk 'Al Ibadah'. 
c.       Menurut Doktor Ibrahim Al Buraikan, Ibadah ialah: Nama yang mencakupi segala sesuatu yang diredai Allah dan dicintai Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan yang zahir mahupun yang batin, dengan penuh rasa cinta, kepasrahan (menyerah) dan ketundukan (taat) yang sempurna, serta membebaskan diri daripada segala hal yang bertentangan dan menyalahinya.     
d.      Dari keterangan diatas kita dapat membuat kesimpulan bahawa makna Ibadah menurut istilah ialah: Seluruh kegiatan lahir dan batin dalam pengamalan aqidah, syariah dan akhlak yang diikuti dengan rasa cinta kepada Allah swt. (Al An'am 6:162-163)


pembahagian ibadah

  1. Ibadah Itiqodiyah (keyakinan/ kepercayaan)
a.       Berkeyakinan bahawa tidak ada Ilah kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasulullah. (Muhammad 47:19)
b.       Cinta kepada Allah (Al Baqarah 2:165)
c.       Takut kepada Allah serta mengaharapkan rahmatnya. (Al Maarij 70:27-28)
d.       Inabah (kembali) kepada Allah (Az Zumar 39:54 )
e.       Tawakal dan meminta pertolongan kepada Allah (Al Fatihah 1:5; At Taghabun 64:13 )

  1. Ibadah Qouliyah (lisan)
a.       Mengucapkan Syahadat
Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai dia bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan bahawa Muhammad itu Rasulullah dan mendirikan solat dan menunaikan zakat. Barang siapa yang berbuat demikian terpelihara dariku darah mereka kecuali dengan hak Islam dan perhitungannya disisi Allah. (Muttafaq alaih)
b.       Zikir kepada Allah tasbih dan istighfar. (Al Ahzab 33:41-42)
c.       Bersumpah dengan nama Allah.
Barang siapa bersumpah hendaknya bersumpah dengan nama Allah atau hendaknya diam. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
d.       Berdoa dan minta pertolongan kepada Allah. (Ghafir 40:60)
Telah Bersabda Rasulullah (saw): Doa itu otak Ibadah. (Hadis Riwayat Tirmidzi)
e.       Dakwah kepada Allah dan Amar makruf Nahi Mungkar (Fussilat 41:33; Ali Imran 3:104)

  1. Ibadah Amaliyah
a.       Mendirikan Solat (Al Bayyinah 98:5)
b.       Menunaikan Zakat (Al Baqarah 2:110)
c.       Puasa Ramadhan (Al Baqarah 2:183)
d.       Haji ke Baitullah bagi yang mampu (Ali Imran 3:97)
e.       Berhukum dengan hukum Allah (Yusuf 12:40)
f.         Berjihad di jalan Allah (Al Baqarah 2:216; Ali Imran 13:142)
g.       Bernazar untuk Allah (Al Insan 76:7)
h.       Tawaf di Baitullah (Al Hajj 22:29)

  1. Selain itu Ibadah juga terbahagi kepada Ibadah Mahdah (khusus) dan Ibadah Ghoir Mahdah.
a.       Ibadah Mahdah ialah segala jenis peribadatan kepada Allah yang keseluruhan tatacaranya telah ditetapkan oleh Allah (sebagai Pembuat Syareat).

i.         Manusia tidak berhak mencipta dan mereka bentuk ibadah jenis ini.
ii.       Ibadah jenis ini misalnya solat, puasa, zakat, aqiqah dan qurban.
iii.      Ibadah jenis ini diistilahkan oleh para fuqaha dengan perkataan Al Ibadah atau Al Ubudiyyah.
iv.     Terhadap ibadah jenis ini, para ulama menetapkan qaidah iaitu ‘Asalnya ibadah itu haram, terlarang’ (kecuali dengan perintah Allah dan petunjuk Muhammad saw)
v.       Dasar penetapan kaedah tersebut di atas antara lain ialah:
Sabda Rasulullah saw: Sesiapa yang mengerjakan sesuatu amalan yang bukan daripada kami, maka amalan itu tertolak. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim ) 
Tiada aku tinggalkan sesuatu yang mendekatkan dirimu kepada Allah, melainkan aku telah suruh kalian mengerjakannya. Dan tiada aku tinggalkan sesuatu yang menjauhkan kamu daripada Allah, melainkan aku telah mencegah kamu mengerjakannya. (Hadis Riwayat Tabrani)
vi.     Segala sesuatu yang di tolak dan bertentangan dengan sunnah dalam ibadah dinamakan bid'ah.
§         Difinisi bid'ah menurut bahasa ialah Segala suatu yang diada-adakan dalam bentuk yang belum ada contohnya sebelumnya.
§         Dan difinisi menurut syara' ialah:  Segala sesuatu yang baru didalam Dien sesudah sempurna, atau apa-apa yang diadakan setelah kewafatan Nabi saw berupa keinginan nafsu dan berupa amal perbuatan.
§         Islam sudah diturunkan dengan sempurna dan tidak mungkin lagi ada pengurangan atau penambahan.
Rasulullah saw telah bersabda: Adapun kemudian daripada itu, Sesungguhnya sebenar-benar perkataan itu ialah Kitab Allah dan sesungguhnya semulia-mulia petunjuk itu ialah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara itu yang diada-adakan, dan setiap yang diada-adakan itu bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat, dan setiap kesesatan itu di dalam neraka. (Hadis Riwayat Muslim)
...dan jauhilah perkara-perkara baru yang diada-adakan, kerana sesungguhnya semua perkara yang baru diadakan itu bid’ah, dan semua bid’ah itu sesat. (Hadis Riwayat Ahmad)

vii.    Adapun definisi Sunnah ialah:
§         Menurut ulama’ ahli hadith ialah: Perkataan-perkataan Rasul saw, perbuatan-perbuatannya dan taqrir-taqrirnya yang menerangkan pada apa-apa yang berpokok di dalam Al Quran daripada hikmah-hikmah dan hukum-hukum.
§         Menurut ulama ahli usul fiqh ialah: Perkataan Nabi Muhammad saw, perbuatannya dan taqrirnya.
§         Ada juga ulama’ ahli hadith dan ulama’ ahli usul fiqh mentakrifkan sunnah dengan: Apa-apa yang datang dari Nabi saw, berupa perkataan-perkataan, perbuatan-perbuatan dan taqrirnya dan apa-apa yang beliau cita-citakan untuk mengerjakannya.
§         Juga ada ulama’ yang memberikan takrif sunnah dengan: Jalan yang ditempuh dalam Dien kerana telah biasa dijalani oleh Rasulullah saw dan oleh para salafussoleh sesudah Rasulullah.

b.       Ibadah Ghoir Mahdah iaitu segala jenis peribadatan kepada Allah dalam pengertian yang luas seperti soal pentadbiran negara, ekonomi, pendidikan, ketenteraan, sosial, perlembagaan dan perundangan negara, hubungan luar, kebudayaan, sukan, undang-undang jenayah, pelancongan dan teknologi dan sebagainya. Ibadah jenis ini diistilahkan oleh para fuqaha dengan perkataan 'Al-Muamalah' (iaitu hubungan antara manusia dengan manusia). Peranan syara' dalam hal ini adalah memperbaiki sesuatu yang telah diadakan oleh manusia dan manusia dibenarkan mengada-adakan sesuatu yang selaras dengan hukum-hukum/ peraturan/ perlembagaan/ undang-undang Allah (di dalam Al Quran dan As Sunnah)

  1. Selain itu Ibadah juga boleh dibahagikan kepada Ibadah Fardiyah (perseorangan) dan Ibadah Jamaiyah (kewajiban secara bersama atau berjamaah).
a.       Ibadah Fardiyah: ialah amalan ibadah yang menjadi kewajiban setiap orang, seperti solat, zakat, haji dan sebagainya. Ibadah seperti ini dapat dilakukan di mana saja baik  di dalam negara Islam atau di negara kafir. Cuma sekiranya dilakukan di dalam negara kafir, perlaksanaannya kurang sempurna dan banyak gangguan.

b.       Ibadah jamaiyah: ialah ibadah yang diwajibkan ke atas seluruh umat (sebagai kewajiban bersama). Sebagai contoh perlaksanaaan hukum hudud, hukum qisas dan sebagainya. Ibadah jamaiyah ini hanya dapat dilaksanakan di dalam negara Islam. Jadi wujudnya negara Islam  merupakan keharusan sebagai satu sarana untuk melaksanakan hukum-hukum/ peraturan/ perlembagaan/ undang-undang Allah. (Al Maidah 5:38; An nur 24:2)


kedudukan ibadah di dalam islam

  1. Merupakan tujuan pokok Allah menciptakan jin dan manusia (Az Zariyat 51:56)
  2. Merupakan hak Allah atas hambaNya
Dari Muaz bin jabbal r.a berkata: Pada suatu hari aku membonceng di belakang Nabi saw di atas seekor keledai. Maka beliau bersabda: Wahai Muaz! tahukah anda apakah hak Allah atas hamba Nya dan apa pula hak hamba Nya atas Allah? Saya menjawab: Allah dan Rasul Nya yang lebih tahu. Maka beliau bersabda: Sesungguhnya hak Allah atas hamba Nya ialah mereka harus beribadah kepada Nya dan mereka tidak menyekutukan sesuatu apa pun dengan Nya, dan hak hamba atas Allah adalah Allah tidak akan meyiksa sesiapa hamba Nya yang tidak menyekutukan Nya dengan sesuatu. Maka saya berkata lagi: Ya Rasulullah! Apakah tidak lebih baik saya sampaikan berita gembira ini kepada manusia? Beliau bersabda: Jangan sampaikan berita ini kepada mereka kerana akan menyebabkan mereka berharap tanpa beramal. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)
  1. Merupakan kewajiban manusia yang paling pokok dalam hidup. (Al Isra 17:23)
  2. Merupakan seruan pokok para Rasul. (An Nahl 16:36; Al Anbiya 21:25)


syarat pengamalan ibadah

Ibadah hanya diamalkan dengan sempurna apabila memenuhi syarat-syarat berikut:
  1. Diamalkan dengan ikhlas semata-mata untuk mencari reda Allah (Al Bayyinah 98:5)
  2. Diamalkan dengan benar mengikut arahan sunnah Nabi saw. Apabila ibadah diamalkan tidak mengikut sunnah Nabi saw, maka ibadah itu tertolak
Sabda Rasulullah saw: Sesiapa yang mengerjakan sesuatu amalan yang bukan daripada kami, maka amalan itu tertolak. (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim) 



Detail Cincin

cincin palladium - Cincin emas

 
Support : Copyright © 2013. cincinkawin|cincinNikah|Paladium|cincinperak|Model Cincin Terbaru - All Rights Reserved